Detail perangkat keras yang baru dari Nintendo Switch Pro mungkin telah muncul melalui dugaan kebocoran informasi dari produsen periferal pihak ketiga.

Bocoran itu dibagikan oleh situs game Spanyol, Vandal (melalui ResetEra ), dan itu berkaitan dengan revisi perangkat keras Switch baru yang menurut laporan terbaru akan terungkap secara resmi sebelum dimulainya E3 2021, yang berarti sebelum diresmikan belum boleh disebut sebagai Nintendo Switch Pro. Nama panggilan itu baru saja melekat secara belum resmi.

Menurut sumber Vandal, Switch edisi baru akan memiliki ukuran yang mirip dengan model saat ini tetapi dengan layar yang jauh lebih besar. Ini akan dirancang dengan mengurangi ukuran bingkai plastik hitam, meningkatkan total real estate yang digunakan oleh layar itu sendiri. Laporan tersebut juga menunjukkan bahwa Switch terbaru akan menggunakan layar OLED, hal ini sejalan dengan info yang ditarik dari pengarahan investor produsen layar pada awal bulan ini.

Di sisi lain, Switch terbaru dilaporkan akan menggantikan kickstand versi asli yang terkenal tipis dengan support yang lebih besar untuk menjalankan panjang sistem, dan Switch terbaru bisa melipat seperti dudukan pada tablet Microsoft Surface. Ini hal yang cukup baru untuk membuat para penggemar bersemangat, terutama penggemar tentu akan disuguhkan dudukan Surface yang tadi telah disebutkan, dengan gaya yang sangat fleksibel tetapi juga cukup kokoh.

Detail yang cukup jelas dalam laporan tersebut adalah info baru, yang diduga juga pada Switch baru mendatang akan sedikit lebih lebar ditujukan untuk mengakomodasi port ethernet built-in pertama konsol Nintendo serta dua port USB 3.0. Semua detail ini adalah bocoran, belum ada kabar resmi tentang konsol dari Nintendo, tetapi sepertinya penggemar tidak perlu menunggu lebih lama untuk itu.

Untuk rilisan terbaru sepertinya mesti belajar dari edisi sebelumnya, yakni Switch yang dipuji oleh kritikus karena memiliki banyak potensi, tetapi mereka kurang puas dengan terbatasnya jumlah game yang tersedia saat peluncuran yang tidak menunjukkan kemewahan konsol. Kritikus juga mencatat bahwa perangkat lunak dan fitur operasi awal terbatas dan termasuk bug perangkat lunak yang kerap hadir, meskipun akan diperbaiki pada waktunya namun merusak track record pada sistem.

Bahkan pada pembaruan hari pertama, ada banyak laporan masalah perangkat keras, khususnya konektivitas Bluetooth dari konsol Switch dengan pengontrol Joy-Con L, dan layar sentuh yang cukup sulit. Pada akhir Maret, Nintendo melaporkan bahwa masalah desinkronisasi Joy-Con L adalah termasuk kecacatan produksi pada sejumlah kecil unit, yang dapat dengan mudah diperbaiki.

Seperti dicatat oleh CNET ‘s Sean Hollister, Nintendo memperbaiki pengontrol yang sedikit mengalami kekurangan dengan cara menempatkan sedikit busa di dekat antena di dalam unit untuk melindunginya dengan lebih baik. Lalu untuk beberapa update ke depan, Nintendo mengatakan mereka tidak mengantisipasi masalah lain kecuali soal konektivitas. Banyak pengguna juga melaporkan masalah dengan piksel yang rusak pada layar LCD konsol, yang menurut Nintendo itu adalah hal lumrah dan tidak bisa dianggap sebagai produk cacat.

Perusahaan lain dalam industri video game seperti Sony, Microsoft, Sega, Bethesda, Ubisoft, dan Unity Technologies telah memberi selamat kepada Nintendo pada edisi Switch karena muncul dengan segala kemegahannya dan menjadi kompetitor serius serta mereka malayani hiburan masyarakat dengan game layaknya perusahaan makanan cepat saji seperti Arby’s dan Domino’s Pizza .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *